shalat8

Kesalahan-Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Wudhu

1. Meninggalkan Berkumur ( madhmadhah ) dan Memasukkan Air ke Hidung ( Istinsyaq ).

Di antara kesalahan dalam wudhu adalah meninggalkan berkumur (madhmadhah) dan memasukkan air ke hidung lalu mengeluarkannya (istinsyaq).

Para ulama Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Ifta’ berkata :

ثبتَتِ المَضمَضةُ والاستِنْشاقُ فِي الوُضُوءِ من فِعْلِ النبيِّ صلى الله عليه وسلم وقولِه، وهمَا داخِلانِ فِي غَسْلِ الوجهِ، فلا يَصِحُّ وُضُوءُ مَن تركَهمَا، أو ترَكَ واحدًا منهمَا

Artinya :

“Telah tetap dalil tentang berkumur dan istinsyaq dalam wudhu dari perbuatan dan sabda Nabi ﷺ. Keduanya termasuk bagian dari membasuh wajah. Maka tidak sah wudhu orang yang meninggalkan keduanya, atau meninggalkan salah satunya.”

Allah ﷻ berfirman :

فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ ﴿
(QS. Al-Ma’idah: 6).

Artinya :

“Maka basuhlah wajah kalian.”
(QS. Al-Ma’idah: 6).

Karena mulut dan hidung termasuk bagian wajah.


2. Tidak Membasuh Kedua Telapak Tangan Bersama Lengan

Kesalahan lainnya adalah tidak membasuh kedua telapak tangan saat mencuci tangan sampai siku, dan hanya merasa cukup dengan membasuh telapak tangan di awal wudhu.

Yang benar adalah :

  • Membasuh telapak tangan di awal wudhu adalah sunnah.
  • Membasuh telapak tangan bersama kedua tangan hingga siku adalah wajib.

Dalil dari Al – Quran :

Allah ﷻ berfirman :

وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ ﴿
(QS. Al-Ma’idah: 6).

Artinya :

“Dan basuhlah tangan kalian sampai siku.”
(QS. Al-Ma’idah: 6).

3. Tidak Sempurna Membasuh Siku, Mata Kaki, atau Tumit

Termasuk kesalahan adalah meremehkan mencuci :

  • siku,
  • mata kaki,
  • tumit.

Dalil dari hadist :

sabda nabi ﷺ :

وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنَ النَّارِ، أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ
(HR. Muslim).

Artinya :

“Celakalah tumit-tumit dari api neraka. Sempurnakanlah wudhu kalian.”
(HR. Muslim).


4. Ada Bagian Anggota Wudhu yang Tidak Terkena Air

Nabi ﷺ pernah melihat seorang laki-laki meninggalkan bagian sebesar kuku di kakinya yang tidak terkena air wudhu, lalu beliau bersabda :

ارْجِعْ، فَأَحْسِنْ وُضُوءَكَ
(HR. Muslim).

Artinya :

“Kembalilah dan perbaikilah wudhumu.”
(HR. Muslim).

Dalam hadist lain disebutkan :

أنَّ النبيَّ صلى الله عليه وسلم رَأى رجُلًا يُصلّي، وفِي ظَهْرِ قَدَمَهِ لُمعَةٌ قدْرَ الدِّرهَمِ لم يُصِبْها الماءُ، فأمَرَهُ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنْ يُعِيدَ الوضوءَ والصلاةَ

(HR. Abu Dawud, dishahihkan Al-Albani).

Artinya :

Nabi ﷺ melihat seseorang shalat, sedangkan di punggung kakinya ada bagian sebesar dirham yang tidak terkena air, maka beliau memerintahkannya mengulangi wudhu dan shalatnya.
(HR. Abu Dawud, dishahihkan Al-Albani).


5. Membasuh Lebih dari Tiga Kali

Kesalahan lainnya adalah membasuh anggota wudhu lebih dari tiga kali, baik seluruhnya atau sebagian.

Hal ini menyelisihi sunnah Nabi ﷺ, karena beliau berwudhu paling banyak tiga kali pada setiap anggota wudhu.


6. Boros Menggunakan Air

Di antara kesalahan yang sering terjadi adalah berlebihan dalam memakai air ketika wudhu.

Dalil dari Al – Quran :

Allah ﷻ berfirman :

وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ ﴿

(QS. Al-A’raf: 31).

Artinya :

“Janganlah kalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”
(QS. Al-A’raf: 31).

Dan Nabi ﷺ berwudhu dengan air yang sedikit, menunjukkan hemat air adalah sunnah.

و صلّى الله على نبيّنا محمّد و على آله و صحبه و سلّم

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *