Kalian adalah penjaga waktu-waktu (shalat), denyut panggilan adzan, dan orang-orang yang paling dekat dengan tempat-tempat pahala yang terus mengalir.
Di tangan kalian ada ruang-ruang kecil, namun di sisi Allah sangat besar nilainya. Pintu-pintu kebaikan yang tidak banyak orang bisa mendahului kalian untuk memasukinya.
Nabi ﷺ bersabda :
لولا أن أشق على أمتي لأمرتهم بالسواك
(HR. Bukhari dan Muslim).
Artinya :
“Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak.”
(HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam riwayat lain :
عند كل صلاة
Artinya :
“(Bersiwak) setiap kali akan shalat.”
Dan beliau ﷺ juga bersabda :
السواك مطهرة للفم، مرضاة للرب
(HR. Ahmad dan An-Nasa’i).
Artinya :
“Siwak itu membersihkan mulut dan mendatangkan keridhaan Rabb.”
(HR. Ahmad dan An-Nasa’i).
Sunnah yang ringan, namun dampaknya besar. Ia menggabungkan kebersihan lahir dan keridhaan batin. Nabi ﷺ menjadikannya sebagai pendamping shalat dan teman saat berdiri di hadapan Allah.
Maka bagaimana jika kalian menghidupkannya, memudahkan jalannya bagi para jamaah, dan menjadikannya hadir di rumah-rumah Allah?
Manfaatkanlah setiap ruang di fasilitas masjid atau mushalla, dan tanamlah pohon siwak (seperti pohon basyam). Pohon ini mudah dipetik, cepat tumbuh dan berkembang. Tanamlah dua atau tiga pohon, karena satu pohon saja—berdasarkan pengalaman—sudah cukup untuk satu masjid.
Biarkan selama dua bulan, kemudian mulailah memetik hasilnya.
Setiap hari Jumat ada bagian, dan pemetikan dilakukan dari bagian bawahnya. Setelah itu, bisa dipetik setiap tiga hari sekali—tetap segar dan hijau, hasil dari tangan kalian sendiri.
Bayangkan pemandangannya :
Ada jamaah yang bersiwak, yang lain menghidupkan sunnah, yang lain lagi mengajarkan anaknya… dan kalian ikut berbagi pahala.
Pahala setiap orang yang bersiwak, setiap orang yang menghidupkan sunnah Nabi ﷺ, akan terus mengalir dalam timbangan amal kalian selama siwak itu dipetik dan sunnah itu diamalkan.
Ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi menghidupkan ibadah, membangun kebiasaan, dan membuka pintu sedekah jariyah.
Maka bersegeralah… karena umur kita singkat, dan tidak semua orang diberi kesempatan membuka pintu-pintu kebaikan. Barang siapa diberi taufik untuk menunjukkan kepada sunnah, maka sungguh ia telah diberi pahala yang besar.
و
صلّى اللّه على نبيّنا محمّد و على آله و صحبه و سلّم

