Nama dan Kelahirannya :
Beliau adalah Khadijah binti Khuwailid bin Asad Al-Qurasyiyyah. Nasabnya bertemu dengan Nabi ﷺ pada kakek yang keempat, yaitu Qushay bin Kilab.
Biografi dan Keutamaannya :
Khadijah رضي الله عنها adalah wanita mulia dari kalangan Quraisy. Ia berasal dari keluarga yang paling terpandang, baik dari sisi nasab, kedudukan, maupun kehormatan.
Rasulullah ﷺ memasukkannya sebagai salah satu wanita terbaik di dunia.
Khadijah رضي الله عنها adalah seorang wanita yang memiliki harta dan menjalankan perdagangan. Ia juga memiliki kecerdasan, kemuliaan jiwa, kecerdikan, dan firasat yang tajam dalam porsi yang besar. Oleh karena itu, ia memilih Rasulullah ﷺ sebagai suaminya.
Ia menjadi sebaik-baik istri bagi suaminya. Ia adalah istri pertama Nabi ﷺ, wanita pertama yang beriman kepada beliau, serta orang pertama yang mendukung dan menolong beliau di awal dakwahnya. Ia melindungi beliau dari gangguan kaum kafir Quraisy, serta menghibur dan membantu beliau dengan dirinya dan hartanya.
Ketika terjadi pemboikotan terhadap Bani Hasyim, Khadijah memutuskan untuk meninggalkan kabilahnya, yaitu Bani Asad yang memiliki kekuatan dan perlindungan dan bergabung bersama suaminya ﷺ serta Bani Hasyim, untuk merasakan bersama mereka penderitaan berupa kelaparan, kelemahan, dan kesulitan.
Rasulullah ﷺ dianugerahi anak-anak darinya, yaitu : Al-Qasim dan Abdullah (keduanya wafat saat masih bayi), serta Ruqayyah, Zainab, Ummu Kultsum, dan Fatimah .رضي الله عنهم جميعًا
Suatu ketika, Jibril datang kepada Nabi ﷺ, beliau berkata :
“يا رسولَ اللهِ، هذه خديجةُ قد أَتَتْكَ بإناءٍ معَها فيه إدامٌ، فإذا هي أَتَتْكَ فاقْرَأْ عليها السَّلامَ مِنْ رَبِّها ومِنِّي، وبَشِّرْها ببَيْتٍ في الجنَّةِ مِنْ قَصَبٍ، لا صَخَبَ فيه ولا نَصَبَ”
( HR. Bukhari dan Muslim ).
Artinya : “Wahai Rasulullah, ini Khadijah telah datang kepadamu dengan membawa sebuah bejana yang berisi lauk. Jika ia datang kepadamu, maka sampaikanlah salam kepadanya dari Rabb-nya dan dariku, serta berilah kabar gembira kepadanya dengan sebuah rumah di surga yang terbuat dari mutiara (atau istana yang indah), yang di dalamnya tidak ada kebisingan dan tidak ada kelelahan.”
( HR. Bukhari dan Muslim ).
Wafatnya:
Khadijah binti Khuwailid رضي الله عنها wafat pada bulan Ramadan, tiga tahun sebelum hijrah, dalam usia enam puluh lima tahun. Rasulullah ﷺ sendiri yang menguburkannya di Al-Hajun.
Peristiwa itu terjadi setelah wafatnya paman Nabi ﷺ, Abu Thalib, sekitar tiga bulan sebelumnya. Maka berturut-turutlah kesedihan dan musibah menimpa Rasulullah ﷺ dengan wafatnya keduanya.

