dzikir 3

Apa yang dibaca ketika melihat mimpi sesuatu yang ia tidak sukai

Dari Abu Qatadah رضي الله عنه, dari Rasulullah ﷺ beliau bersabda :

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ رضي الله عنه، عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ: «الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ مِنَ اللهِ، وَالرُّؤْيَا السَّوْءُ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَمَنْ رَأَى رُؤْيَا فَكَرِهَ مِنْهَا شَيْئًا فَلْيَنْفُثْ عَنْ يَسَارِهِ، وَلْيَتَعَوَّذْ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، لَا تَضُرُّهُ وَلَا يُخْبِرْ بِهَا أَحَدًا، فَإِنْ رَأَى رُؤْيَا حَسَنَةً، فَلْيُبْشِرْ وَلَا يُخْبِرْ إِلَّا مَنْ يُحِبُّ

.(متفق عليه: رواه البخاري (3292)، ومسلم (2261)، واللفظ له)

Artinya : “Mimpi yang baik berasal dari Allah, sedangkan mimpi yang buruk berasal dari setan. Maka barang siapa melihat mimpi yang ia tidak sukai, hendaklah ia meludah ringan (meniup) ke sebelah kirinya dan memohon perlindungan kepada Allah dari setan, maka mimpi itu tidak akan membahayakannya. Dan janganlah ia menceritakannya kepada siapa pun. Namun jika ia melihat mimpi yang baik, maka hendaklah ia bergembira dan jangan menceritakannya kecuali kepada orang yang ia cintai.”

( Muttafaq Alaihi : HR. Bukhari (3292), HR. Muslim (2261) dan lafaz riwayat muslim ).

Makna kalimat Hadist :

الرُّؤْيَا
Artinya : Yaitu sesuatu yang dibayangkan oleh orang yang sedang tidur dan ia lihat dalam mimpinya.

الصَّالِحَةُ :
Artinya : mimpi yang baik, yang bersih dari kekacauan atau campur aduk (bunga tidur). Terkadang mimpi itu terjadi dalam kenyataan sebagaimana yang ia lihat dalam tidurnya.

وَالرُّؤْيَا السَّوْءُ مِنَ الشَّيْطَانِ
Artinya : mimpi buruk berasal dari setan, untuk mempermainkan manusia, membuatnya sedih, dan mengganggunya.

وَلَا يُخْبِرْ بِهَا أَحَدًا
Artinya : jangan menceritakannya kepada siapa pun, karena bisa jadi ada yang menafsirkannya dengan makna buruk sesuai tampak lahiriahnya, dan hal itu mungkin saja terjadi dengan takdir Allah.

وَلَا يُخْبِرْ إِلَّا مَنْ يُحِبُّ
Artinya : jangan menceritakan (mimpi baik) kecuali kepada orang yang mencintainya, karena dikhawatirkan orang yang tidak menyukainya akan menafsirkannya secara keliru karena hasad (iri) atau kebencian.

Faedah yang Dapat Diambil dari Hadist ini :

  1. Disyariatkan untuk memohon perlindungan kepada Allah ﷻ dari keburukan mimpi yang buruk.
  2. Mimpi buruk berasal dari setan, maka seseorang tidak seharusnya merasa takut atau bersedih karenanya.
  3. Orang yang melihat mimpi buruk dianjurkan untuk meludah ringan (meniup) ke sebelah kirinya tiga kali agar mimpi itu tidak membahayakannya.
  4. Orang yang melihat mimpi baik hendaknya tidak menceritakannya kecuali kepada orang yang mencintainya, karena setiap orang yang memiliki kenikmatan berpotensi mendapat hasad (iri).
  5. Barang siapa melihat mimpi buruk, maka janganlah ia menceritakannya kepada siapa pun.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *